<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410</id><updated>2012-02-16T11:19:36.168-08:00</updated><title type='text'>Ricky's family</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-6006131895997084138</id><published>2008-06-25T22:27:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T22:28:30.921-07:00</updated><title type='text'>Menghindri Rezeki Yang Illegal</title><content type='html'>Oleh : Uti Konsen.U.M. (pontianak Post)&lt;br /&gt;“Dan janganlah sebagian kalian makan harta sebagian yang lain dengan batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim dengan maksud agar kalian dapat makan harta orang lain dengan (jalan) dosa padahal kalian mengetahui.“ (Al Baqarah 188). “Serapat padat selimut asap, cepat atau lambat, perbuatan jahat pasti akan terungkap,“ demikian antara lain kalimat yang diucapkan oleh almarhum Ali Said SH, hakim yang membacakan vonis hukuman mati terhadap salah seorang gembong dalang G.30.S. / PKI pada tahun 1966 yang lalu. Akhir-akhir ini berbagai kasus penggelapan, pencurian (korupsi), kolusi, penyelewengan dan kejahatan sejenis lainnya termasuk berita paling marak yang terus ditayangkan oleh televisi swasta nasional dan dimuat dalam berbagai media cetak. Herannya, peristiwa penangkapan oleh aparat keamanan dan sanksi yang dijatuhkan kepada para pelaku tersebut, tidak membuat jera yang lainnya. Padahal betapa malunya dan hancurnya martabat diri pelaku dan keluarga mereka dimata masyarakat. Ini baru di dunia. “Menurut bahasa Quran, gelap itu zulm. Pelaku penggelapan adalah zalim. Nah, orang zalim itu pendosa besar. Dan kata zulm adalah lawan kata nur yang berarti cahaya. Lewat Al Quran Allah SWT berkata bahwa Dia membawa (manusia) dari kegelapan ke terang benderang. Min al –zulumati ila al-nur. Sedang setan sebaliknya membawa dari terang ke gelap. Jadi menggelapkan itu pekerjaan setan. Dan mereka yang membantu penggelapan adalah pembantu setan, “ demikian antara lain kilah S.Saiful Rahim dalm tulisannya ‘Menggelapkan Itu Pekerjaan Setan.‘ Betul, sekilas orang yang kaya dengan harta hasil illegal tampak hidup enak. Tapi, kalau Anda tahu bagaimana perasaan hatinya, keresahan jiwanya dan rasa tak aman batinnya ketika dia masih hidup, sungguh tak sepadan dengan kenikmatan yang diterima dari harta ilegal itu. Rasulullah SAW bersabda: “Dosa adalah hal yang membuat hatimu was-was. Sedang engkau tidak ingin terlihat oleh manusia“ ( HR.Muslim, Turmuzi dan Ahmad ). Itulah dosa. Dosa yang timbul dari perbuatan illegal. Saat manusia melakukan perbuatan secara illegal, maka itu akan membuat hatinya menjadi tidak tenang, dan ia pun akan malu bila dilihat manusia lain saat melakukannya. “Harta yang diperoleh dari illegal adalah biang setan. Allah akan menyiksa manusia dengan harta itu – baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang menikmati harta illegal, ujar Imam Ghazali, darahnya kotor. Karena kotor, ia pun selalu dikerubungi setan. Dan setan akan mengarahkannya pada pencarian harta haram berikutnya. Mereka hidup dan berteman dengan setan yang menjadi musuh Allah, “ kilah Saifuddin Simon dalam tulisannya ‘Harta Haram.‘ Mereka – para pemakan harta illegal itu – kata Ibrahim bin Adham, telah jadi ‘bangkai hidup‘ yang menjijikkan. Di zaman Bani Israil, ada seorang penjual susu sapi perah. Agar memperoleh untung banyak, sebelum dijual, susu sapi murni itu dicampur dulu dengan air. Perbuatan yang tidak terpuji ini terus berlangsung, walaupun pernah diingatkan oleh anak perempuannya. “Benar“ juga. Dari penipuan yang merugikan konsumen itu, membuat jumlah sapi perahnya bertambah menjadi beberapa ekor, demikian pula harta benda yang dimilikinya. Tapi pada satu ketika turun hujan dengan lebat yang berlangsung cukup lama, sehingga menimbulkan banjir besar yang menenggelamkan dan menghanyutkan banyak rumah penduduk, termasuk harta kekayaan si penjual susu sapi perah itu. Mengalami musibah tragis ini, si penjual susu sapi perah itu menjadi sedih dan meratap. “Ayah tidak perlu sedih, boleh jadi air yang ayah campurkan ke dalam susu murni yang ayah jual itu berkumpul menjadi satu dan menyebabkan banjir ini,“ jelas sang anak mengingatkan. Ayahnya termenung namun ibarat peribahasa ‘Nasi sudah menjadi bubur.‘ Syaikh ‘Ali Al-Khawwash berkata : “Makanan yang diperoleh secara illegal, berpengaruh terhadap karakter dan kesungguhan jiwa. Makanan yang dimakan seseorang berpengaruh terhadap keadaan keturunannya. Semakin sering keturunan kita diberi makanan yang berasal dari sumber illegal, mereka akan rentan dengan kerusakan akhlak dan penyimpangan. Anak yang dibesarkan dengan harta illegal akan tumbuh dengan karakter buruk, kasar dan tidak memiliki rasa solidaritas kepada temannya. Anak yang dibesarkan dengan harta illegal akan mudah melakukan penyimpangan seks. Karena itu, hati-hatilah dengan harta illegal yang engkau dapatkan. “ Sufyan Al-Tsauri juga menegaskan: “Memegang harta illegal lebih berbahaya daripada memegang ular hitam berbisa. Sebab, ia selalu mendorong dirimu melakukan penyimpangan dan penyelewengan.” “Harta gelap (illegal) adalah perkara berat dan berdampak besar, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, ekonomi negara bangkrut dan pemulihannya selalu gagal. Adapun di akhirat pelaku akan memikul semua ghulul di pundaknya. Kala dia berteriak : “Ya Rasulullah, tolonglah aku“ Rasulullah SAW.malah menjawab : “Aku tidak bisa menolong sedikitpun,“ ( HR.Muslim ). Artinya, meski tidak selamanya, pelakunya bakal disiksa di neraka, kecuali bila bertobat dan ghulul tadi dikembalikan,” tutur Fahmi AP Pane dalam tulisannya ‘Mengambil Jatah Rakyat.‘ Mu’adz bercerita: “Rasulullah SAW mengutusku ke Yaman sebagai penguasa disana. Setelah aku berangkat, beliau mengutus seseorang menyusulku. Aku pulang kembali. Rasulullah SAW bertanya kepadaku ‘ Tahukah engkau mengapa aku mengutus orang menyusulmu? Janganlah engkau mengambil sesuatu untuk kepentingan sendiri tanpa izinku. Itu merupakan khianat dan barangsiapa berbuat khianat pada hari kiamat akan dibangkitkan dalam keadaan memikul beban apa yang dikhianatinya. Untuk itulah engkau kupanggil dan sekarang berangkatlah untuk melaksanakan pekerjaanmu. “Bayangkan, jarak Yaman dengan Madinah itu sangat jauh. Muadz dipanggil hanya untuk mendengar pesan tersebut, saking pentingnya. Ali bin Abi Thalib KW menegaskan bahwa harta adalah fitnah atau godaan bagi kehidupan manusia. Harta begitu menggoda sehingga untuk mendapatkannya cara apapun ditempuh oleh manusia yang lemah imannya, baik cara yang halal atau illegal. Pun dalam penggunaannya tidak lepas dari dua sisi, yaitu untuk yang halal dan yang haram, sebagai sarana taat kepada Allah dan sebagai fasilitator kegiatan maksiat kepada-Nya. Satu ketika Rasul SAW pergi ke pasar dan melewati seorang pedagang yang menjual setumpuk makanan. Beliau memasukkan tangan ke dalamnya, kemudian jari-jarinya terasa basah. Lalu beliau bersabda, “Apakah ini wahai saudaraku?“ Sang pedagang menjawab, “Makanan ini ditimpa hujan.“ Beliau bertanya: “Mengapa tidak kamu letakkan diatas, agar dapat dilihat orang? Barang siapa yang menipu orang, maka dia bukan termasuk umatku!“ Wallahualam. **&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-6006131895997084138?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/6006131895997084138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=6006131895997084138' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/6006131895997084138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/6006131895997084138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/06/menghindri-rezeki-yang-illegal.html' title='Menghindri Rezeki Yang Illegal'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-6942002852097716190</id><published>2008-06-25T22:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T22:25:52.179-07:00</updated><title type='text'>Rezeki yang Telah Ditetapkan, Pasti Didapat</title><content type='html'>Oleh : Uti Konsen (pontianak post)&lt;br /&gt;“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata.“ ( Hud : 6 ) Menurut ayat diatas, semua yang diciptakan oleh Allah sudah dilengkapi dengan rezeki, termasuk manusia. Begitu ajaibnya jalan rezeki kita misalnya, sejenak dapat kita ikuti jalurnya. Jatah rezeki kita telah ditentukan oleh Allah SWT setelah empat bulan di perut ibu. Rezeki ada yang baik atau yang buruk, tergantung cara mengambilnya. Rezeki yang buruk karena cara mengambilnya yang buruk. Ketika kita dalam perut ibu, rezeki kita masuk lewat tali ari-ari karena belum bisa berbuat. Setelah lahir, walau tali ari-ari digunting, tetap saja bertemu dengan rezeki kita lewat air susu ibu. Saat air susu berhenti, Allah menyediakan bebagai makanan yang kalau lapar tinggal menangis, maka rezeki akan datang. Makin dewasa makin gigih ikhtiarnya menjemput rezeki karena Allah telah menyiapkan kekuatan fisik, akal dan indera perasa. “Karenanya kita jangan malas mencari nafkah, binatang pun selalu berikhtiar untuk mendapatkan rezekinya. Rasulullah SAW pernah terkesan kepada burung yang pergi pagi dengan perut kosong, tapi setelah terbang kembali dengan perut kenyang. Jadi kuncinya adalah terbang ( bergerak ) dan itu tak bisa didapatkan dengan sayap yang malas. Binatang yang tak mempunyai akal saja mati-matian ikhtiar hingga bisa bertemu dengan rezekinya. Mustahil manusia yang mempunyai akal tak bertemu dengan rezekinya, “demikian antara lain ujar Aa Gym dalam buku ‘Menjemput Rezeki Dengan Berkah.“ Al Hassan Al Bashri bertutur, “Aku telah membaca sembilan puluh tempat dalam Quran bahwa Allah telah menetapkan semua rezeki dan menjaminnya bagi makhluk. Dan pada satu ayat aku membaca, Setan menjanjikan ( menakut-nakuti ) kalian dengan kemiskinan dan menyuruh kalian untuk berbuat kejahatan ( kikir )” ( QS.2 : 268 ) Abu Hurairah RA berkata, “ Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, seseorang yang keluar mencari kayu bakar (lalu hasilnya dijual) untuk bersedekah dan menghindari ketergantungan kepada manusia, itu lebih baik dari seseorang yang meminta-minta kepada orang lain, baik diberi atau pun ditolak. Karena sesungguhnya tangan yang di atas ( memberi ) itu lebih baik daripada tangan dibawah ( meminta ).” ( HR.Muslim ). Andai saat ini kita merasakan kesempitan rezeki, bagaimana caranya agar kita bisa berharap bahwa Allah akan melapangkan rezeki kita dan kita yakin akan terkabulnya harapan tersebut? Caranya, bukalah keyakinan dalam hati kita bahwa Allah itu Maha Kaya. Hanya Dia pemilik jagat raya. Makhluk-makhluk yang tiada daya saja diberi dan orang-orang durjana saja dicukupi. Masak kita tidak. Imam Ibnu Athoillah dalam kitab Al Hikam antara lain berkata, “Apabila engkau ingin dibukakan oleh Allah pintu harapan, maka perhatikanlah kebesaran nikmat-nikmat dan rahmat Allah yang berlimpah kepadamu. Dan bila engkau ingin dibukakan rasa takut, maka perhatikanlah amal perbuatanmu kepada-Nya.“ Amin bin Abd. Qais mengungkapkan, “Tiga ayat dalam Quran, jika aku mengucapkannya, aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi padaku di subuh dan sore hari. Pertama, apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya (Surah 35 : 2). Kedua, Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan ( Surah 65 : 7 ). Ketiga, Dan tidak ada suatu binatang melata pun ( segenap mahluk Allah yang bernyawa ) di bumi melainkan Allah-lah yang menanggung rezekinya.( surah 11:6 ).” Al Waki meriwayatkan, “ Kami pernah mandatangi Rasulullah SAW yang sedang mengerjakan sesuatu, membangun sebuah rumah, lalu kami mengeluhkan kesusahan kami kepadanya. Ketika selesai, beliau memanggil kami seraya bersabda, “Janganlah kalian putus asa dari rezeki selama kepala kalian masih bergoyang. Sebab, manusia itu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan merah tubuhnya, tidak memiliki kulit. Lalu Allah memberinya rezeki berupa kulit.“ ( HR.Ahmad ). Rasulullah SAW bersabda, ” Tidak satu tananan pun di bumi, tidak buah di atas pohon, dan tidak pula sebutir biji pun di kegelapan bumi kecuali padanya tertulis, ‘Bismillahirrahmaanirrahim rezeki fulan bin fulan’ serta tidak ada sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata.“ ( HR. Yazid bin Harun ) Ada satu kisah menarik. Di masa mudanya Ibrahim bin Adham suka berburu. Suatu hari, setelah letih berburu beliau istirahat sambil menggelar tikar dan siap akan menyantap hidangan. Tiba-tiba muncul seekor burung gagak. Belum lagi Ibrahim sempat memanahnya, gagak itu dengan tangkas menyambar dan menerbangkan sepotong roti miliknya. Karena jengkel, Ibrahim mengejar burung itu sampai ke lereng bukit yang sepi. Betapa terkejutnya dia ketika disana dilihatnya ada seorang lelaki tergeletak dengan kaki dan tangan yang terikat. Tanpa pikir panjang, dibukanya tali ikatan itu. Ketika ditanya, lelaki malang itu menjawab ” Aku pedagang yang dirampok dan sudah tujuh hari diikat di sini.“ ” Lalu siapa yang memberi kamu makan dan minum?” tanya Ibrahim lagi. “Masya Allah. Ada saja rezeki yang diantarkan padaku lewat hamba-Nya. Misalnya gagak itu. Rezeki yang Allah kirimkan hari ini adalah sepotong roti yang diantarkan gagak,“ terangnya. “Subhanallah. Bila binatang saja bisa menolong manusia, mengapa aku tidak?” bisik hatinya. Konon setelah itu Ibrahim pulang ke istananya dan menyedekahkan seluruh kekayaannya, kemudian ia pergi ke Mekah untuk menuntut ilmu. Kelak dia menjadi sufi besar. Allah SWT berfirman, “Dan Tuhanku, yang Dia memberi makan dan memberi minum kepadaku, “ ( Asy-Syuara (26 ) : 79 ). Ayat ini menyiratkan bahwa hanya Allah-lah yang memberi rezeki dan yang memberikan segalanya. Setiap makhluk, termasuk kita ini, memang Allah-lah yang menjamin segala kebutuhannya. Tugas kita hanya menjemput makanan yang Allah jaminkan itu dengan cara terbaik sehingga ikhtiar mencari rezeki baginya menjadi acara amal saleh, acara ibadah dan acara yang penuh makna. Wallahualam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-6942002852097716190?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/6942002852097716190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=6942002852097716190' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/6942002852097716190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/6942002852097716190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/06/rezeki-yang-telah-ditetapkan-pasti.html' title='Rezeki yang Telah Ditetapkan, Pasti Didapat'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-1977900311318668154</id><published>2008-05-01T21:06:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T21:08:08.480-07:00</updated><title type='text'>Betapa Hal Kecil Bisa Merubah Hidup Anda</title><content type='html'>ANDA MUNGKIN SERING MEREMEHKAN&lt;br /&gt;Anda mungkin sudah sangat sering mendengar nasehat ini, "api kecil adalah kawan, api besar adalah lawan". Saat api masih kecil ia adalah energi yang bersahabat dan menghangatkan. Akan tetapi, saat ia menjadi besar dan tidak terkendali, ia akan menjadi malapetaka yang menyengsarakan. Anda, biasa mencontohkannya dengan kebakaran.&lt;br /&gt;Api yang kecil sering kita remehkan. Mungkin saja karena ia masih "no harm", cuma hangat dan sama sekali tidak panas. Api kecil kita remehkan hanya karena ia bersahaja dan bersahabat. Terus begitu sampai semuanya sudah terlambat. Itulah yang bisa terjadi sesungguhnya, yaitu sikap yang meremehkan. Maka, tidak jarang kita mendengar musibah kebakaran, yang terjadi "hanya karena" sepuntung rokok, setengah sisa lilin, atau sepercik sulut dari colokan AC yang "konslet".&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, kita juga sangat mungkin sering memandang sesuatu dengan sebelah mata. Plastik kresek di tengah jalan. Botol air mineral yang menyumbat selokan. Sedikit air menggenang di batok kelapa yang telentang. Seulas oli yang merembes di sela-sela sil mesin kendaraan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Bisa jadi, kita juga sering meremehkan apa yang ada pada orang lain. Orang yang cacat, orang yang tidak mampu, orang yang berpenampilan buruk, orang yang tak terdidik, orang yang ber-iq rendah, orang yang tidak bisa menyebutkan huruf "r" dengan benar, orang yang tidak ngganteng, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Bahkan disadari atau tidak, kita mungkin sudah terbiasa juga dalam meremehkan, apa-apa yang ada pada diri dan di dalam jiwa kita. Bahwa Anda perlu mencoba menulis, sebanyak Anda berbicara atau mendengar, Anda belum tentu melakukannya. Bahwa kita perlu secara teratur berolahraga, kita mungkin lebih memilih bergelung di pagi buta. Bahwa Anda perlu juga berekreasi dan tidak terlalu gila dalam bekerja. Bahwa kita tidak perlu terlalu banyak bagadang. Bahwa Anda musti selalu berpikiran positif. Bahwa kita perlu untuk sering bersilaturahim. Bahwa Anda perlu ikhlas dan menerima keadaan tanpa terlalu banyak bertanya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Semua itu mungkin saja kita remehkan, sampai semuanya mulai terbuka. Terbuka menyeruak dan menunjukkan sikap protesnya. Maka, mulailah tubuh Anda merasa kurang fit. Hati Anda lebih mudah terguncang dan tergoyahkan. Fisik Anda mulai melemah. Pikiran Anda mulai kacau. Iri dan dengki mulai menghinggapi. Bermacam-macam implikasinya. Bagaimana dengan tekanan darah? Bagaimana dengan kondisi jantung yang mungkin bisa menjadi lemah?&lt;br /&gt;Kesadaran itu seperti hampir selalu terlambat datangnya. Sebabnya, hanya karena kita telah terlanjur meremehkan dan menunda. Jika Anda tidak termasuk dalam contoh di atas, ya syukurlah. Anda, bisa jadi sehat jiwa dan raga. Congratulation!&lt;br /&gt;HAL KECIL BISA MERUBAH HIDUP ANDA&lt;br /&gt;Dua pertanyaan yang paling sering harus Saya jawab berkaitan dengan workshop sehari Saya adalah:&lt;br /&gt;Apakah satu hari bisa merubah hidup Saya?&lt;br /&gt;Apakah perubahan itu akan permanen sifatnya?&lt;br /&gt;Saya biasa menjawabnya dengan gambaran yang sederhana. Saya jelaskan sambil bertanya, "apakah satu detik bisa merubah hidup seseorang?" Kemudian Saya jawab sendiri, "ya!" Bagaimana hal itu bisa terjadi? Di sinilah Anda sering lupa, karena sebenarnya jawaban pertanyaan itu selalu berseliweran di depan mata Anda!&lt;br /&gt;Bukan bermaksud mendoakan terjadinya musibah dan bencana, ini hanya gambaran dan cerita.&lt;br /&gt;Seseorang yang terbiasa berkendaraan di jalan tol, mungkin saja meremehkan aktivitas berkendaranya. Jika tidak berhati-hati, "kemelengannya" akan membawa celaka. Dan "meleng" itu, adalah jelas sebuah tanda meremehkannya. Atau jikapun yang bersangkutan sudah cukup berupaya untuk selalu fokus dan berkonsentrasi dengan kemudinya, mungkin saja tiba-tiba mobilnya pecah ban. Sangat mungkin bukan? Berapa detikkah itu terjadi? Berubahkah hidupnya? Berubahkah hidup keluarganya? Berubahkah hidup anak dan istri atau suaminya?&lt;br /&gt;Sebuah pesawat yang terjun menghunjam ke laut dan terus merasuk sampai ke dasarnya, berapa detik? Kapal yang tenggelam ke dasar laut, berapa menit? Berubahkah kehidupan mereka, kehidupan sanak dan familinya? Ya! Hidup ini tidak akan pernah sama lagi bagi mereka.&lt;br /&gt;Tapi Pak Sopa, bukankah semua itu adalah persoalan besar dan bukan hal kecil seperti yang Bapak maksud? Ya saudaraku, kita tidak bisa tidak, akan melihatnya sebagai sebuah peristiwa besar yang memilukan setiap hati dan mata. Peristiwa kemanusiaan yang penuh tragedi dan bela sungkawa. Memang itulah adanya.&lt;br /&gt;Akan tetapi, bagaimanakah selama ini Anda melihatnya dengan kaca mata self development, dari kacamata pengembangan diri Anda sebagai seorang pembelajar? Anda mungkin lupa, atau bahkan Anda mungkin belum melihatnya. Itulah yang terjadi, dan itulah yang mungkin sudah terlanjur menjadi kebiasaan. Anda mungkin telah melupakan, bahwa itu bukan hanya peristiwa sosial yang nyata, akan tetapi juga pelajaran untuk pengembangan.&lt;br /&gt;Maka, tidak aneh jika kemudian muncul berbagai reaksi terhadap semua itu, yang seolah-olah berkata, "kok bisa ya?" Ya tentu saja bisa! Lha wong selama ini sudah terlihat dengan jelas bahwa arahnya memang ke sana kok. Hanya saja, selama ini banyak orang hanya melihatnya sebagai sebuah fenomena sosial, fenomena melorotnya ekonomi, fenomena mundurnya sikap ke arah yang lebih "semau gue" dan "yang penting gue". Di mana fungsinya sebagai alat pengembangan diri, sebagai alat belajar dan antisipasi?&lt;br /&gt;Hidup Anda bisa berubah hanya dalam sekian detik. Dan itu, Anda yang melakukannya, bukan Saya. Bukan siapa-siapa. Hidup kita bisa berubah dalam sekian detik, dan itu karena kita sendiri. Jika belajar Insya Allah positif, dan jika tidak tentu negatif.&lt;br /&gt;Pertanyaan kedua, biasanya Saya jawab dengan berkaca pada berbagai kenyataan lain, yang melekat pada diri kita. Apakah uang Anda permanen? Apakah Anda akan selalu sehat sejahtera? Apakah nyawa Anda permanen? Apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja memeliharanya selagi bisa!&lt;br /&gt;Dan khusus untuk workshop Saya yang tentang percaya diri itu, Saya kembalikan saja kepada si penanya, bahwa semua ini adalah tentang mempercayai diri sendiri. Maka, seberapa jauh dan kuatkah keinginannya, untuk mempertahankan dan memelihara rasa percaya diri itu? Seberapa percayakah Anda, bahwa Anda memang akan selalu percaya diri? Tahukah Anda cara mempertahankannya?&lt;br /&gt;Pada intinya, Anda tidak punya pilihan lain, kecuali melakukan tugas memelihara, sebagai limpahan tugas dari Tuhan Yang Maha Pemelihara. Sebesar apapun yang diamanatkan kepada Anda, dan tentu saja: sekecil apapun.&lt;br /&gt;TIDAK ADA YANG KECIL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI ANDA&lt;br /&gt;Perubahan hidup seseorang adalah sebuah titik sentak. Adalah benar bahwa prosesnya berjalan dengan durasi dan eskalasi tertentu. Namun demikian, event perubahan itu sendiri adalah sebuah titik. Sebuah titik puncak, yang karena merupakan puncak, seringkali terlewatkan dan dianggap kecil. Dan jika itu yang terjadi, maka bahkan prosesnya pun kita sering lupa. Kok bisa begini ya? Aku nggak habis pikir hasilnya seperti ini?&lt;br /&gt;Apa yang disebut dengan proses perubahan, adalah kumpulan dari titik-titik event perubahan. Kumpulan dari sentakan-sentakan yang mendaki. Ketahuilah bahwa pendakian perubahan tidak akan pernah mulus. Maka, proses perubahan lebih akurat digambarkan sebagai serangkai undakan anak tangga, ketimbang sebuah grafik yang melengkung dengan halus.&lt;br /&gt;Adalah tidak aneh bahwa hidup seseorang bisa berubah - ke arah yang baik maupun ke arah yang buruk, hanya dalam waktu yang singkat dan dengan sebuah peristiwa yang "kecil". Betapa banyaknya kisah sufi yang memberi contoh, bahwa hal kecil adalah pelajaran yang sangat besar dan berharga. Maka, janganlah lagi Anda meremehkan apa yang Anda sebut dengan kecil, sebentar, singkat, "se-upil", "teri", minim, pendek, atau sekilas saja. Berhati-hatilah, karena semua itu sangat mungkin bisa merubah hidup Anda.&lt;br /&gt;Jika Anda mabuk, kemudian Anda menusuk seseorang hingga mati, maka hidup Anda jelas berubah. Jika Anda tidak sengaja menabrak orang lain hingga sekarat, hidup Anda juga akan berubah. Berapa detik?&lt;br /&gt;Perubahan besar di dalam hidup Anda, juga bisa terjadi "hanya" karena hal-hal yang "kecil".&lt;br /&gt;Seorang peserta workshop Saya, menyatakan sangat puas di sore hari setelah selesai acaranya. Akan tetapi, ada pernyataan dia yang membuat Saya ingin menyelidiki. Pernyataan kepuasan itu, diutarakan dengan menyisipkan kata "padahal". "Saya sangat puas, padahal Saya ikut workshop ini dengan tanpa sengaja." Dua hal bahkan yang menggoda Saya, "padahal" dan "tanpa sengaja".&lt;br /&gt;Waspadalah, there is no such thing as "padahal" dan "kagak sengaja". Semuanya adalah keputusan Anda. Dan tidaklah bijaksana jika Anda mengatakan "padahal" dan "tidak sengaja", hanya berdasarkan fenomena fisik saja. Sebab jika Anda terjerat olehnya, Anda cenderung mengecilkan berbagai hal yang sebenarnya besar dan bisa merubah hidup Anda.&lt;br /&gt;Besar atau kecil, tidak terletak pada fenomena fisiknya. Sebab, bukan itu realitanya. Realitanya, adalah apa yang ada di kepala Anda. Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk tidak berhenti membaca sebuah buku, jika telah selesai membacanya sekali. Setiap orang bijak, akan mengatakan, "bacalah lagi, bacalah lagi, dan bacalah lagi". Jika Anda berhenti membacanya setelah satu kali, maka Anda telah mengecilkan makna sebuah buku, hanya karena frekuensi bacanya. Padahal, jika sekali baca belum berpengaruh pada diri Anda, tidak berarti membacanya sekali lagi akan begitu juga.&lt;br /&gt;Jika Anda mendapatkan kado ulang tahun dari "yayang" Anda, dan Anda hanya mendapatkan sebuah figura, padahal Anda berharap mendapatkan berlian dan permata, apa reaksi Anda? Kecewa dan kemudian mengecilkannya? Jangan! Berpikirlah bahwa "yayang" Anda telah berupaya sekerasnya, dengan sepenuh cinta, dengan setulus hati, dengan rasa sayang setengah mati. Hanya itulah yang akan membuat Anda, tidak kehilangan makna.&lt;br /&gt;Saya menelusuri ke staf Saya, berkaitan dengan "sejarah" dari peserta workshop Saya tadi. Dan ternyata, dia sudah menunda untuk mengikuti workshop Saya sampai tiga kali. Beginilah cerita peserta itu kepada Saya.&lt;br /&gt;Di suatu siang, ia memasuki sebuah kantin di bilangan Kuningan, untuk lunch. Hari itu, kebetulan ia sendirian. Di pintu kantin, ia melihat sebuah meja agak di pojokan, kosong tanpa penghuni. Ia menuju ke sana. Duduk dengan manis, dan mulai membaca menu mencari penganan yang dia mungkin suka. Dari sudut matanya, ia memperhatikan bahwa mejanya belum dibersihkan. Di sudut yang lain, matanya tertumbuk pada selembar kertas lusuh yang sudah setengah basah. Pikirnya, itu adalah kertas yang ditinggalkan oleh pejajan sebelumnya. Hmm, kertas yang sedang diremehkan dan dianggap tak berguna.&lt;br /&gt;Selesai makan, ia penasaran. Disambarnya kertas itu, dan dibawanya pulang ke kantor. Entah bagaimana, kertas itu tetap dipertahankan dan tidak dibuangnya ke tong sampah. Mungkin, karena ia mulai tertarik dengan isinya, informasi tentang workshop Saya.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apakah brosur workshop Saya itu sering dibacanya atau tidak, akan tetapi menurut staf Saya, ia menunda ikut sampai tiga kali, sebelum akhirnya memutuskan untuk hadir dan mengikuti. Mungkin, fenomena fisik yang sama juga masih menghinggapinya, hingga ia belum juga terpengaruh olehnya. Atau, waktunya yang belum memungkinkan, tapi ia sendiri juga mengatakan bahwa waktunya longgar karena ia cukup "boss" di kantornya.&lt;br /&gt;Dan seperti yang sudah Saya ungkapkan di atas, ia mengatakan sangat puas setelah mengikuti workshop Saya. Berubahkah hidupnya? Ya! Berulang kali ia menelepon Saya, hanya untuk berbincang dan mengingatkan kembali, bahwa kini ia sudah lebih percaya diri.&lt;br /&gt;Hidupnya berubah. Dan itu terjadi, "hanya karena" selembar brosur, yang telah lusuh dan kumuh tertumpah kuah mi ayam, yang semula diremehkannya dan ditemukan "tanpa sengaja"! Waspadalah, dan berhentilah membesar-kecilkan makna, hanya karena fenomena fisiknya. Tidak baik untuk Anda.&lt;br /&gt;HAL KECIL BISA BERBAHAYA UNTUK ANDA&lt;br /&gt;Anda mungkin sudah pernah mendengar cerita ini.&lt;br /&gt;Seorang jenderal, berkuda di depan memimpin pasukannya memasuki sebuah kota. Ia dan pasukannya, baru saja menaklukkan kota itu. Maka, parade kemenangan itu mulai dirayakan saat memasuki kota taklukan dengan gagahnya. Dagu Sang Jenderal terangkat saat memasuki gerbang kota. Kudanya pun melangkah dengan gagah. Begitu pula pasukannya.&lt;br /&gt;Di sepanjang jalan utama, di kiri dan kanan jalan setiap orang duduk bersimpuh. Merendahkan diri sebagai bangsa yang telah takluk. Mengangkat kepala pun mereka tidak berani. Dipancung nanti. Begitulah, Sang Jenderal dan pasukannya, derap demi derap menyusuri jalan utama kota.&lt;br /&gt;Di suatu belokan, Sang Jenderal melihat seorang tua terbungkuk-bungkuk, tertatih melangkah perlahan menyeberangi jalan. Sang Jenderal tersinggung melihatnya. Ia yang merasa sebagai penakluk, harus terhalang jalan oleh seorang tua renta yang kumuh dan baunya tercium kemana-mana. Ditegurnya Pak Tua itu dengan keras, "Hei tua renta! Tahukah engkau siapa aku? Akulah penguasa kota ini sekarang!"&lt;br /&gt;Pak tua itu mengangkat kepalanya perlahan, memandang Sang Jenderal sebentar, dan kemudian tanpa acuh meneruskan langkahnya menyeberang jalan. Perlahan dan menggemaskan. Sang Jenderal pun naik pitam. Jika saja tidak tua renta, ia sudah menghunus dan menebaskan pedangnya. Ia sekali menghardik, "Hai kau tua renta, engkau pikir dirimu siapa! Minggirlah sebelum kupancung kepala busukmu itu!"&lt;br /&gt;Sekali lagi, Pak Tua berhenti dan mengangkat kepalanya, dan sekarang ia mengangkat tangannya, menegakkan jari telunjuknya, memberi isyarat tanda memanggil. Bukan kepalang kemarahan Sang Jenderal. Sesak dadanya dan mendidih kepalanya. Tanpa sadar, ia menggiring kudanya mendekati Pak Tua renta. Dipelototinya Pak Tua itu tanpa bisa berkata apa-apa. Pak Tua, dengan nekatnya terus menggerakkan telunjukknya. Kurang dekat, mungkin itu maksudnya. Ia ingin mengatakan sesuatu.&lt;br /&gt;Di atas kuda, Sang Jenderal sudah tertelan oleh kemarahannya atas "keremehan" Pak Tua. Tapi saking tak tahu harus bagaimana, ia malah menjulurkan kepalanya untuk bisa mendengar bisikan Pak Tua. Setelah begitu dekat telinga Sang Jenderal ke mulut Pak Tua, Pak Tua itu membisikinya dengan desahan lirih yang hampir tak terdengar.&lt;br /&gt;"Saya Izroil..."&lt;br /&gt;Jenderal itu melorot dari kudanya dan langsung mati.&lt;br /&gt;Berhentilah mengecilkan sesuatu, hanya karena fenomena fisiknya. Anda akan kehilangan makna. Padahal itu, mungkin saja bisa merubah hidup Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-1977900311318668154?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/1977900311318668154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=1977900311318668154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1977900311318668154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1977900311318668154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/05/betapa-hal-kecil-bisa-merubah-hidup.html' title='Betapa Hal Kecil Bisa Merubah Hidup Anda'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-874253898296593710</id><published>2008-04-02T18:37:00.000-07:00</published><updated>2008-04-02T18:39:04.716-07:00</updated><title type='text'>Important Tips</title><content type='html'>Pemberitahuan penting kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangi TEHyangkamu konsumsi &lt;br /&gt;Jangan membiasakan memakan roti yang telah dipanggang.&lt;br /&gt;Jaga jarakmu dari telepon genggam DALAM KONDISI DI CHARGE&lt;br /&gt;minum banyak AIRpagi hari, kurangi minum pada malam hari &lt;br /&gt;Jangan meminum kopi DUA KALI satu hari &lt;br /&gt;Kurangi makanan BERMINYAKyang kamu konsumsi &lt;br /&gt;Waktu tidur terbaik dari 10pm pada malam hari ke 6am pagi-pagi &lt;br /&gt;Jangan makan BESAR setelah 5pm &lt;br /&gt;Jangan mengambil alkohol lebih dari satu gelas / cangkir satu hari &lt;br /&gt;Jangan meminum pil dengan air DINGIN&lt;br /&gt;Jangan langsung berbaring setelah minum obat disaat sebelum tidur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidur KURANG dari 8 jam dapat mempengaruhi kesehatanmu &lt;br /&gt;Orang-orang yang terbiasa tidur sebentar tidak akan mudah menjadi tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika baterai LOW, jangan menjawab telpon, radiasi yang dihasilkan bisa 1000 kali&lt;br /&gt;Jawab telpon dengan telinga KIRI&lt;br /&gt;Ini akan merusak otakmu secara langsung jika mempergunakan telinga kanan &lt;br /&gt;Jangan mempergunakan headphone / penyuara kuping dalam jangka waktu yang LAMA &lt;br /&gt;Rehatkan telingamu sebentar setelah 1 jam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-874253898296593710?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/874253898296593710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=874253898296593710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/874253898296593710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/874253898296593710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/04/important-tips.html' title='Important Tips'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-304220152510359939</id><published>2008-03-26T23:04:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:07:00.419-07:00</updated><title type='text'>ADAB MENDENGAR ADZAN</title><content type='html'>Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimikmukanya yang menahan kesakitan 'sakratul maut'.Diriwayatkan sebuah hadist yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika adzan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. "Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa adzan berkumandang. Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati  adzan. Banyak fadhilatnya.&lt;br /&gt;Jika lagu kebangsaan berkumandang, kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika adzan kita tidak mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika adzan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak. Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah.." yang mana siapa yang dapat mengucapkan kalimat ini ketika nyawanya akan dicabut, Allah dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka.&lt;br /&gt;Maka dari itu marilah kita sama-sama menghormati adzan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. "Ya Allah!  Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami  mengucap kalimat "Lailahaillallah.." semasa sakratul  maut menghampiri  kami. Amin.. amin.. amin Yarabbal aa'lamiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, bagi orang '&lt;strong&gt;ALIM&lt;/strong&gt; itu ada 3 tanda2nya:&lt;br /&gt;1) Jujur dalam berkata-kata.&lt;br /&gt;2) Menjauhi segala yg haram.&lt;br /&gt;3) Merendahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, bagi orang yg &lt;strong&gt;JUJUR&lt;/strong&gt; itu ada 3 tanda2nya:&lt;br /&gt;1) Merahasiakan ibadahnya.&lt;br /&gt;2) Merahasiakan sedekahnya.&lt;br /&gt;3) Merahasiakan ujian yg menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, bagi org yg &lt;strong&gt;TAKWA&lt;/strong&gt; itu ada 3 tanda2nya:&lt;br /&gt;1) Takut berlaku dusta dan keji.&lt;br /&gt;2) Menjauhi kejahatan.&lt;br /&gt;3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, bagi &lt;strong&gt;AHLI IBADAH&lt;/strong&gt; itu ada 3 tanda2nya:&lt;br /&gt;1) Mengawasi dirinya.&lt;br /&gt;2) Menghisab dirinya.&lt;br /&gt;3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah S.W.T&lt;br /&gt;Uang RM50 atau S$50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bilakita bawa ke supermarket. 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepak bola.Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak banyak yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-304220152510359939?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/304220152510359939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=304220152510359939' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/304220152510359939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/304220152510359939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/03/adab-mendengar-adzan.html' title='ADAB MENDENGAR ADZAN'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-317136207784978037</id><published>2008-03-26T18:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T18:45:30.507-07:00</updated><title type='text'>Kampung Daun</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r75cZpeJI/AAAAAAAAAN8/6dkH5kLlVpk/s1600-h/Dsc07013.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182231285538060434" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r75cZpeJI/AAAAAAAAAN8/6dkH5kLlVpk/s200/Dsc07013.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r74cZpeFI/AAAAAAAAANc/HkHHaxDf6uU/s1600-h/Dsc07001.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182231268358191186" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r74cZpeFI/AAAAAAAAANc/HkHHaxDf6uU/s200/Dsc07001.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bMZpeBI/AAAAAAAAAM8/DzJ1BxLqaJM/s1600-h/Dsc06993.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182229666335389714" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bMZpeBI/AAAAAAAAAM8/DzJ1BxLqaJM/s200/Dsc06993.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6a8ZpeAI/AAAAAAAAAM0/iOqMm-OeCtw/s1600-h/Dsc06991.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182229662040422402" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6a8ZpeAI/AAAAAAAAAM0/iOqMm-OeCtw/s200/Dsc06991.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bcZpeCI/AAAAAAAAANE/MjEDgKbTCMM/s1600-h/Dsc06996.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182229670630357026" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bcZpeCI/AAAAAAAAANE/MjEDgKbTCMM/s200/Dsc06996.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bcZpeDI/AAAAAAAAANM/C2RisaSTd1U/s1600-h/Dsc06998.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182229670630357042" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bcZpeDI/AAAAAAAAANM/C2RisaSTd1U/s200/Dsc06998.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bsZpeEI/AAAAAAAAANU/zasmLRnI3bs/s1600-h/Dsc07000.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182229674925324354" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r6bsZpeEI/AAAAAAAAANU/zasmLRnI3bs/s200/Dsc07000.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r75cZpeII/AAAAAAAAAN0/xWO6-tBnarM/s1600-h/Dsc07010.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182231285538060418" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r75cZpeII/AAAAAAAAAN0/xWO6-tBnarM/s200/Dsc07010.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r748ZpeHI/AAAAAAAAANs/vhhhgQ9W-es/s1600-h/Dsc07008.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182231276948125810" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r748ZpeHI/AAAAAAAAANs/vhhhgQ9W-es/s200/Dsc07008.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r74sZpeGI/AAAAAAAAANk/83jOSJXaUj4/s1600-h/Dsc07007.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182231272653158498" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r74sZpeGI/AAAAAAAAANk/83jOSJXaUj4/s200/Dsc07007.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-317136207784978037?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/317136207784978037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=317136207784978037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/317136207784978037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/317136207784978037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/03/kampung-daun.html' title='Kampung Daun'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r75cZpeJI/AAAAAAAAAN8/6dkH5kLlVpk/s72-c/Dsc07013.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-1138180158938226953</id><published>2008-03-26T18:24:00.001-07:00</published><updated>2008-03-26T18:31:18.219-07:00</updated><title type='text'>Nonton Piala Asia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4m8Zpd8I/AAAAAAAAAMU/nEwd7DJRBBY/s1600-h/dsc00248.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182227669175596994" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4m8Zpd8I/AAAAAAAAAMU/nEwd7DJRBBY/s200/dsc00248.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4nMZpd9I/AAAAAAAAAMc/4KP6PbPi_vY/s1600-h/dsc00255.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182227673470564306" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4nMZpd9I/AAAAAAAAAMc/4KP6PbPi_vY/s200/dsc00255.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4msZpd7I/AAAAAAAAAMM/SVuhtLKCopw/s1600-h/dsc00244.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182227664880629682" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4msZpd7I/AAAAAAAAAMM/SVuhtLKCopw/s200/dsc00244.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4n8Zpd_I/AAAAAAAAAMs/qZGF8s-vq0o/s1600-h/dsc00261.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182227686355466226" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4n8Zpd_I/AAAAAAAAAMs/qZGF8s-vq0o/s200/dsc00261.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4nsZpd-I/AAAAAAAAAMk/YQnLEwxxFFI/s1600-h/dsc00260.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182227682060498914" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4nsZpd-I/AAAAAAAAAMk/YQnLEwxxFFI/s200/dsc00260.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-1138180158938226953?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/1138180158938226953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=1138180158938226953' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1138180158938226953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1138180158938226953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/03/nonton-piala-asia.html' title='Nonton Piala Asia'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r4m8Zpd8I/AAAAAAAAAMU/nEwd7DJRBBY/s72-c/dsc00248.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-2199717927201169780</id><published>2008-03-26T18:15:00.001-07:00</published><updated>2008-03-26T18:23:36.944-07:00</updated><title type='text'>Ke Bali bareng teman kantor</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2_cZpd6I/AAAAAAAAAME/ZOW7R5IYPMI/s1600-h/Dsc01175.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225891059136418" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2_cZpd6I/AAAAAAAAAME/ZOW7R5IYPMI/s200/Dsc01175.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2_MZpd5I/AAAAAAAAAL8/vE7NDSpXXW0/s1600-h/Dsc01174.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225886764169106" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2_MZpd5I/AAAAAAAAAL8/vE7NDSpXXW0/s200/Dsc01174.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jsZpd2I/AAAAAAAAALk/v1DeXm54OnQ/s1600-h/Dsc01154.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225414317766498" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jsZpd2I/AAAAAAAAALk/v1DeXm54OnQ/s200/Dsc01154.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jMZpd0I/AAAAAAAAALU/9ocgjO4psL8/s1600-h/Dsc01169.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225405727831874" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jMZpd0I/AAAAAAAAALU/9ocgjO4psL8/s200/Dsc01169.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2j8Zpd4I/AAAAAAAAAL0/Ikztzx79g9I/s1600-h/Dsc01180.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225418612733826" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2j8Zpd4I/AAAAAAAAAL0/Ikztzx79g9I/s200/Dsc01180.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jcZpd1I/AAAAAAAAALc/U0TuntwxUBs/s1600-h/Dsc01160.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225410022799186" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jcZpd1I/AAAAAAAAALc/U0TuntwxUBs/s200/Dsc01160.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-cZpdvI/AAAAAAAAAKs/1-1x-RF58N0/s1600-h/Dsc00024.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182224774367639282" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-cZpdvI/AAAAAAAAAKs/1-1x-RF58N0/s200/Dsc00024.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jsZpd3I/AAAAAAAAALs/nbt37bzW4Ds/s1600-h/Dsc01173.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182225414317766514" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2jsZpd3I/AAAAAAAAALs/nbt37bzW4Ds/s200/Dsc01173.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-sZpdxI/AAAAAAAAAK8/WM08x_ZqRBU/s1600-h/Dsc00038.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182224778662606610" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-sZpdxI/AAAAAAAAAK8/WM08x_ZqRBU/s200/Dsc00038.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-8ZpdyI/AAAAAAAAALE/BsY65RN28rQ/s1600-h/Dsc00043.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182224782957573922" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-8ZpdyI/AAAAAAAAALE/BsY65RN28rQ/s200/Dsc00043.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1_MZpdzI/AAAAAAAAALM/J3Dt6fDS_zw/s1600-h/Dsc00044.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182224787252541234" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1_MZpdzI/AAAAAAAAALM/J3Dt6fDS_zw/s200/Dsc00044.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-sZpdwI/AAAAAAAAAK0/V-6PzPkCDuI/s1600-h/Dsc00037.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182224778662606594" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r1-sZpdwI/AAAAAAAAAK0/V-6PzPkCDuI/s200/Dsc00037.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-2199717927201169780?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/2199717927201169780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=2199717927201169780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2199717927201169780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2199717927201169780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/03/ke-bali-bareng-teman-kantor.html' title='Ke Bali bareng teman kantor'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R-r2_cZpd6I/AAAAAAAAAME/ZOW7R5IYPMI/s72-c/Dsc01175.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-7757273922973377838</id><published>2008-03-02T21:53:00.000-08:00</published><updated>2008-03-02T22:09:05.627-08:00</updated><title type='text'>Rafting bareng teman kantor</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0eFdOAI/AAAAAAAAAIU/oEikfWtwYy8/s1600-h/65.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173393325626832898" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0eFdOAI/AAAAAAAAAIU/oEikfWtwYy8/s200/65.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0OFdN_I/AAAAAAAAAIM/J-vHgCiTeyU/s1600-h/37.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173393321331865586" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0OFdN_I/AAAAAAAAAIM/J-vHgCiTeyU/s200/37.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0-FdOBI/AAAAAAAAAIc/zCHB_Tb6oz4/s1600-h/67.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173393334216767506" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0-FdOBI/AAAAAAAAAIc/zCHB_Tb6oz4/s200/67.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV1eFdOCI/AAAAAAAAAIk/4VXeCtdQCbI/s1600-h/68.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173393342806702114" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV1eFdOCI/AAAAAAAAAIk/4VXeCtdQCbI/s200/68.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTV-FdN7I/AAAAAAAAAHs/BszMnxRO8X0/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173390602617567154" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTV-FdN7I/AAAAAAAAAHs/BszMnxRO8X0/s200/10.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTW-FdN8I/AAAAAAAAAH0/8eH7ld93TBs/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173390619797436354" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTW-FdN8I/AAAAAAAAAH0/8eH7ld93TBs/s200/11.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTXOFdN9I/AAAAAAAAAH8/mgfAmA0MVKc/s1600-h/28.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173390624092403666" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTXOFdN9I/AAAAAAAAAH8/mgfAmA0MVKc/s200/28.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTXeFdN-I/AAAAAAAAAIE/RchtpyhGXTA/s1600-h/36.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173390628387370978" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uTXeFdN-I/AAAAAAAAAIE/RchtpyhGXTA/s200/36.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-7757273922973377838?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/7757273922973377838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=7757273922973377838' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/7757273922973377838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/7757273922973377838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/03/rafting-bareng-teman-kantor.html' title='Rafting bareng teman kantor'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/R8uV0eFdOAI/AAAAAAAAAIU/oEikfWtwYy8/s72-c/65.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-3223612987264314235</id><published>2008-02-12T21:01:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T21:02:45.910-08:00</updated><title type='text'>Analogi yg mengagumkan</title><content type='html'>Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. &lt;br /&gt;Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan,&lt;br /&gt;dan  sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang,&lt;br /&gt;" Saya tidak percaya Tuhan itu ada".&lt;br /&gt;"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si  konsumen.&lt;br /&gt;"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk  menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku,  jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan  ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang  akan membiarkan ini semua terjadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si konsumen diam untuk berpikir sejenak,  tapi tidak merespon karena dia &lt;br /&gt;tidak ingin memulai adu pendapat. Situkang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.  Beberapa saat setelah dia  meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di  jalan dengan rambut yang panjang,berombak kasar mlungker-mlungker-istilah  jawa-nya", kotor dan brewok  yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata," Kamu tahu,sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."  Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok  bisa bilang begitu ??"."Saya  disini  dan saya tukang cukur. Dan barusan saya  mencukurmu!"&lt;br /&gt;"Tidak!"  elak si konsumen. "Tukang cukur  itu tidak ada,sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti  orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan.&lt;br /&gt;"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!",  sanggah si tukang cukur. " Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang  ke saya", jawab si tukang cukur membela diri."Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point utama-nya!. Sama dengan  TUHAN, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU  DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia  ini."&lt;br /&gt;Si tukang cukur terbengong !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-3223612987264314235?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/3223612987264314235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=3223612987264314235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/3223612987264314235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/3223612987264314235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/02/analogi-yg-mengagumkan.html' title='Analogi yg mengagumkan'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-2049722106351770567</id><published>2008-01-31T21:50:00.000-08:00</published><updated>2008-01-31T21:52:11.775-08:00</updated><title type='text'>4 Tipe Manusia dalam Menghadapi Tekanan Hidup</title><content type='html'>By Anthony Dio Martin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4  (empat)  Tipe  Manusia  dalam  menghadapi Tekanan Hidup "Semua kesulitansesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh" (John Gray)Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidupdi alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko.&lt;br /&gt;Sampai seorang sosiologUlrich  Beck  menamai  jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risksociety).   Alam   modern  menyuguhkan  perubahan  cepat  dan  tak  jarangmengagetkan.Nah,  tekanan  itu  sesungguhnya  membentuk  watak, karakter, dan sekaligusmenentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari.Pembaca,  pada  kesempatan  ini,  saya  akan memaparkan 4(empat) tipe orangdalam  menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satutipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Tipe Kayu Rapuh  Sedikit  tekanan  saja  membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini  kesehariannya  kelihatan  bagus.  Tapi,  rapuh  sekali di dalam hatinya.  Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.  Sedikit  kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak  berdaya,  menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu  berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.  Majalah   Time   pernah  menyajikan  topik  generasi  kepompong  (cacoon  generation).  Time  mengambil  contoh  di  Jepang,  di mana banyak orang  menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan.  Menghadapi  orang  macam  ini,  kadang  kita  harus  lebih  berani tega.  Sesekali  mereka  perlu  belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan  kita sebagai pendamping mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Tipe Lempeng Besi  Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun  seperti  layaknya  besi,  ketika  situasi  menekan itu semakin besar dan  kompleks,  ia  mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang  tipe  ini.  Mereka  mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi  berlarut-larut.  Tambahan  tekanan  sedikit  saja, membuat mereka menyerah dan putus asa.  Untungnya,  orang  tipe  ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya  menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau  berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Tipe Kapas  Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang  mampu  bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan  mengikuti tekanan yang terjadi.  Ia  mampu  menyesuaikan  saat  terjadi  tekanan.  Tapi, setelah berlalu,  dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan  masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Tipe Bola Pingpong  Inilah  tipe  yang  ideal  dan  terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan  tekanan  pada  orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka  bekerja   lebih   giat,  lebih  termotivasi,  dan  lebih  kreatif.  Coba  perhatikan  bola  pingpong.  Saat  ditekan,  justru  ia memantuk ke atas  dengan  lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony  Robbins dalam salah satu biografinya.  Untuk  memotivasi  dirinya,  ia  sengaja  membeli  suatu bangunan mewah,  sementara  uangnya  tidak  memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah  yang  membuat  dirinya  semakin  kreatif dan tertantang mencapai tingkat  finansial yang diharapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yangperformance- nya bagus sekali.Bangun NetworkTetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengansengaja  atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah yanglebih  parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti rekan sebelumnyadi  daerah  tersebut.  Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah carakerja,  dan  membereskan  organisasi.  Di  tahun  kedua di daerah tersebut,justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky.Pada  musim  dingin,  ia  meringkuk  di  dalam  penjara dengan deraan angindingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Iamirip  ikan  herring  dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasilmembungkam kreativitasnya.Dari  sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double danNotes  of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho ChiMinh.Orang  Vietnam  yang  biasa  dipanggil  Paman  Ho ini harus meringkuk dalampenjara.  Tapi,  penjara  tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuangdengan  puisi-puisi  yang  ia  tulis.  A Comrade Paper Blanket menjadi buahkarya kondangnya.Ah itu kan contoh kejadian di luar negeri . . . mungkin demikian pertanyaananda.  Seorang rekan yang bekerja di sebuah perusahaan otomotif terbesar diIndonesia  dikucilkan  bahkan  dibuang  kecabang nun jauh dari kantor pusatoleh  si  Boss  yang  seorang  wanita  .  Namun dengan motivasi kuatnya diaberhasil  "  ditarik  " kembali ke kantor pusat dan malah bertugas " meng "guide  " departemen sang Boss untuk beberapa materi development dengan ilmuyang dimilikinya .Sekarang  sang  rekan  malah  sudah menduduki posisi puncak dengan wewenangdiatas  sang  boss  yang  mengucilkannya  , walaupun di perusahaan otomotifkompetitor.Nah,  pembaca,  itu  hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda.Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda?Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini.Tetapi,  yang  penting  bergeraklah  dari  level  tipe  kayu  rapuh ke tipeselanjutnya.  Hingga  akhirnya,  bangun  mental  Anda  hingga ke level bolapingpong.Saat  itulah,  kesulitan  dan  tantangan  tidak  lagi  menjadi  suatu  yangmencemaskan untuk Anda.Sekuat itukah mental Anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-2049722106351770567?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/2049722106351770567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=2049722106351770567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2049722106351770567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2049722106351770567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/01/4-tipe-manusia-dalam-menghadapi-tekanan.html' title='4 Tipe Manusia dalam Menghadapi Tekanan Hidup'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-1498756144983374060</id><published>2008-01-28T21:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T21:51:36.515-08:00</updated><title type='text'>KARENA SATU KLIK MALAPETAKA DITERIMA HINGGA HARI KIAMAT</title><content type='html'>Oleh: Ismail Abu Bakar&lt;br /&gt;Di zaman IT dan Globalisasi ini kemudahan komputer dan email hampir ada pada setiap orang yang bekerja di sektor swasta juga pemerintah termasuk kepada pelajar-pelajar di sekolah dan universitas. Kemudahan internet yang disediakan dengan kadar yang semakin meluas menyebabkan kemudahan email ini menjadi semakin popular. Pernahkah kita terfikir dengan satu "KLIK" saja akan menyebabkan berlimpahnya dosa yang di terima secara berterusan hingga hari kiamat. Hal ini berdasarkan dua buah Hadist Sahih berikut. Ibnu Mas'ud r.a. berkata: Bersabda Nabi s.a.w. : "Tiada suatu jiwa yang terbunuh dengan penganiayaan, melainkan putera Adam yang pertama dahulu itu, mendapat bahagian dari penumpahan darah itu, kerana ia yang pertama membuka jalan untuk penumpahan darah."(Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim)&lt;br /&gt;Yang dimaksudkan di dalam hadis ini adalah kisah pembunuhan Qabil terhadap Habil karena Qabil dengki terhadap Habil yang menikah dengan kembarnya yang lebih cantik.&lt;br /&gt;Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barang siapa yang mengajak ke jalan hidayah, maka baginya dari pahala seperti pahala (sebanyak pahala) pengikutnya, dengan tidak mengurangi sedikit pun dari pahala mereka. Dan barang siapa yang mengajak ke jalan sesat, maka menanggung dosa sebanyak dosa-dosa pengikutnya, dengan tidak mengurangi dari dosa-dosa mereka sedikit pun. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)&lt;br /&gt;Untuk memudahkan kefahaman akan maksud hadis-hadis di atas dan berkaitan dengan konteks kehidupan kita pada zaman IT ini, mari kita ambil iktibar&lt;br /&gt;(pelajaran) dari kisah berikut.&lt;br /&gt;Zack baru tamat belajar di sebuah universitas kemudian di terima bekerja di sebuah perusahaan IT. Setiap pekerja dibekali dengan komputer, alamat email dan internet akses bagi memudahkan urusan kerja harian.&lt;br /&gt;Zack mempunyai banyak kawan dan mereka berhubungan melalui email setiap hari. Waktu luang Zack diisi dengan surfing web porno. Kegemarannya ialah mengambil (download) gambar-gambar porno itu kemudian berbagi dengan kawan-kawannya melalui email. Dia mempunyai "email group" dan ada 50 alamat email kawan-kawannya di dalam "emailgroup" tersebut. Sekali mengirim email, dia akan mengirim kepada "emailgroup" tersebut.&lt;br /&gt;Selain daripada itu dia juga suka memforward email yang diterima dari rekan yang lain ke "emailgroup". Di antara isi email itu adalah kisah-kisah&lt;br /&gt;yang menceritakan seseorang seperti video klip bercium di dalam lif dan apabila membacanya dan melihatnya. Padahal semua itu hukumnya adalah jelas haram di sisi syariat Islam.&lt;br /&gt;Pada suatu hari ketika pulang dari tempat kerja Zack mengalami kecelakaan di jalan raya dan kembali kerahmatullah di tempat kejadian.&lt;br /&gt;Di dalam Islam telah semua ulama sepakat bahwa hukum melihat gambar-gambar porno, menyebarkan fitnah, membuka aib dan sejenisnya adalah haram serta berdosa bagi pelaku dan yang menyebarkannya.&lt;br /&gt;Untuk memudahkan kefahaman, katakanlah Zack telah mendapat satu dosa karena mengirim gambar-gambar porno kepada kawan-kawannya. Gambar tersebut diterima oleh 50 orang kawan-kawannya melalui email. Kesemua kawan-kawannya suka/menikmati gambar tersebut maka setiap kawannya mendapat satu dosa, manakala dosa setiap kawannya itu juga diberikan kepada Zack jadilah sekarang dosa Zack 1+50 = 51. Setiap kawan-kawan Zack melakukan pula mengirimkan gambar tersebut kepada 10 orang lagi, maka sekarang dosa Zack akan bertambah lagi menjadi&lt;br /&gt;1+50+500=551 dosa. Kemudian setiap sepuluh orang itu menghantar lagi&lt;br /&gt;kepada 10 orang yang lain, bertambahlah dosa Zack menjadi 1+50+500=5551. Begitulah seterusnya.Zack telah meninggal dunia, tetapi email nya masih terus tersebar, maka akan bertambahlah dosa yang dia dapat selama email itu masih berada di ruang cyber hingga hari kiamat. Begitulah iktibar yang boleh diambil dari apa yang berlaku kepada Qabil, setiap jiwa yang mati dibunuh karena hasad dengki manusia, maka dosa membunuh itu akan juga sampai kepada Qabil hingga hari kiamat. Bayangkanlah berapa banyak jiwa yang telah di bunuh dengan zalim sejak dari&lt;br /&gt;zaman nabi Adam hingga sekarang? Dan berapakah dosa yang terpaksa ditanggung oleh Qabil di akhirat kelak?&lt;br /&gt;Kembali kepada kisah Zack, katakan sebelum meninggal dunia, Zack telah sempat bertaubat, insya Allah dosa manusia kepada Allah, seperti meninggalkan puasa, zakat dan sholat fardhu akan Allah ampunkan tetapi dosa kita kepada sesama manusia hanya Allah akan ampunkan bila manusia tersebut memaafkan kita. Zack telah menyebarkan perkara yang menyebabkan orang lain berdosa, bagaimanakah dia akan minta ampun dengan semua yang menerima email tersebut? Selagi mereka semua tidak mengampunkan Zack maka selagi itulah dia akan terima dosa hingga kiamat kelak.&lt;br /&gt;Inilah malapetaka yang sangat besar pada zaman IT ini. Dengan sekali klik saja saham dosa akan tercurah limpah sampai kepada kita.&lt;br /&gt;Sebab itu setiap kali apabila kita menerima email, hendaklah berhati-hati, jika kandungan email itu adalah gambar porno atau yang mencela seseorang muslim lain atau sesuatu fitnah hendaklah segera dibuang dan jangan ada sedetik pun didalam hati untuk menikmati dengan benda yang haram untuk menghindarkan kita dari dosa.&lt;br /&gt;Yang sebaiknya jika yang diterima itu haram, nasihatkanlah pengirim supaya bertaubat dan berhati-hati di masa-masa akan datang.&lt;br /&gt;Sebaliknya jika kita menyebarkan perkara-perkara yang baik dan diridhoi oleh Allah SWT yang pastinya ganjaran pahala yang di terima pasti tercurah limpah selagi ia masih terus di sebarkan.&lt;br /&gt;Wallahhu'alam&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;MENEBAR ILMU Dan tegakkan sunnah&lt;br /&gt;Ya Allah saksikanlah....bukankah hambaMu telah menyampaikannya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-1498756144983374060?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/1498756144983374060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=1498756144983374060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1498756144983374060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/1498756144983374060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/01/karena-satu-klik-malapetaka-diterima.html' title='KARENA SATU KLIK MALAPETAKA DITERIMA HINGGA HARI KIAMAT'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-8815972089367188956</id><published>2008-01-28T17:38:00.001-08:00</published><updated>2008-01-28T17:38:28.006-08:00</updated><title type='text'>SANKSI BAGI YANG SUKA MENGABAIKAN WAKTU SHALAT</title><content type='html'>Saudaraku, ada lima belas kesengsaraan yang akan menimpa orang yang &lt;br /&gt;mengabaikan waktu shalat. enam kesengsaraan akan menimpa ketika di dunia, &lt;br /&gt;tiga ketika sakaratul maut, tiga ketika di dalam kubur, dan tiga lagi &lt;br /&gt;ketika bangkit dari kubur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam kesengsaraan ketika di dunia adalah: &lt;br /&gt;Pertama , dicabut keberkahan hidupnya. &lt;br /&gt;Kedua , dihapus ciri-ciri orang saleh yang berada di wajahnya. &lt;br /&gt;Ketiga , setiap amal baik yang di lakukan,tidak akan di beri pahala oleh &lt;br /&gt;allah. &lt;br /&gt;Keempat , doa yang di panjatkan tidak akan pernah dikabulkan. &lt;br /&gt;Kelima , tidak akan pernah mendapatkan bagian dari doa orang-orang yang &lt;br /&gt;saleh. &lt;br /&gt;Keenam , keluar dari dunia tanpa membawa iman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tiga kesengsaraan ketika sakratul maut adalah : &lt;br /&gt;Pertama , mati dalam keadaan sangat hina. &lt;br /&gt;Kedua , mati dalam keadaan sangat lapar. &lt;br /&gt;Ketiga , mati dalam keadaan sangat dahaga, sehingga apabila seluruh air &lt;br /&gt;samudra diminum, tidak akan bisa mengurangi rasa hausnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kesengsaraan ketika di dalam kubur adalah : &lt;br /&gt;Pertama , segera dijepit oleh kubur. &lt;br /&gt;Kedua , sepanjang siang dan malam dibakar dengan api membara. &lt;br /&gt;Ketiga , dililit dengan erat sekali oleh ular besar bernama Syuja; Ular &lt;br /&gt;ini matanya terbuat dari api. Kukunya panjang terbuat dari besi, yang &lt;br /&gt;panjangnya setiap kukunya adalah perjalanan sehari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiga kesengsaraan ketika dibangkitkan dari kubur adalah : &lt;br /&gt;Pertama , dihisab dengan berat. &lt;br /&gt;Kedua , mendapat murka Allah SWT. &lt;br /&gt;Ketiga , dimasukkan ke dalam Neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ketika mendengar suara adzan, bergegaslah wudhu untuk &lt;br /&gt;mendirikan shalat. Karena adzan memiliki makna-makna filosofis yang luar &lt;br /&gt;biasa. &lt;br /&gt;Dalam kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa Sa'id Jubair berkata, Ibnu &lt;br /&gt;'Abbas ra ketika mendengar suara (seruan) adzan, ia menangis sampai basah &lt;br /&gt;sorbannya, dan merah matanya. Ketika ditanya, beliau menjawab, "Seandainya &lt;br /&gt;manusia tahu persis suara (seruan) mu'adzin, pasti tidak mungkin sempat &lt;br /&gt;beristirahat dan tidur." Apa maksudnya? Ia lalu menjelaskan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Seruan pertama, "Allahu Akbar" mempunyai makna, "Hai sekalian &lt;br /&gt;manusia yang telah sibuk mengurusi harta dunia, berhentilah dulu &lt;br /&gt;sejenak,sambutlah seruan ini, istirahatlah badanmu dan segeralah beramal &lt;br /&gt;baik demi keuntungan dirimu." &lt;br /&gt;2. Seruan kedua, "Ashadu alla ilaha illallah" mempunyai makna, "Aku mohon &lt;br /&gt;persaksian semua masyarakat langit dan bumi, bagiku di sisi Allah kelak di &lt;br /&gt;Hari Kiamat bahwa ' Aku telah menyeru kalian." &lt;br /&gt;3. Seruan ketiga "Asyadu anna Muhammadar Rasulullah" mempunyai makna, &lt;br /&gt;"Aku mohon persaksian dari para Nabi khususnya, Nabi Muhammad saw kelak di &lt;br /&gt;Hari Kiamat bahwa Aku telah memberitahu kepada kalian setiap harinya lima &lt;br /&gt;kali." &lt;br /&gt;4. Seruan keempat, "Hayya 'alash-shalat" mempunyai makna, "Sungguh Allah &lt;br /&gt;telah menegakkan shalat bagi kalian, maka tegakkanlah shalat olehmu." &lt;br /&gt;5. Seruan kelima, "Hayya 'alal-falah" mempunyai makna, "Masuklah &lt;br /&gt;kalian dalam rahmat dan peganglah petunjuk bagimu." &lt;br /&gt;6. Seruan keenam, "Allahu akbar" mempunyai makna, "Segala pekerjaan &lt;br /&gt;(urusan duniawi) terlarang bagimu, sebelum melaksanakan shalat." &lt;br /&gt;7. Seruan ketujuh, "La ilaha illallah" mempunyai makna, "Inilah amanat &lt;br /&gt;tujuh lapisan bumi dan langit, sudah berada di pundakmu, maka terserah &lt;br /&gt;kepada kalian akan dilaksanakan atau tidak." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip Dari Buku Jejak Langkah Mengenal Allah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-8815972089367188956?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/8815972089367188956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=8815972089367188956' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/8815972089367188956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/8815972089367188956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2008/01/sanksi-bagi-yang-suka-mengabaikan-waktu.html' title='SANKSI BAGI YANG SUKA MENGABAIKAN WAKTU SHALAT'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-8199387281461425996</id><published>2007-09-30T19:31:00.000-07:00</published><updated>2008-01-28T21:42:43.887-08:00</updated><title type='text'>Jika mesin kendaraan tiba-tiba mati ditengah rel</title><content type='html'>Mengapa jika mesin kendaraan bermotor tiba-tiba mati di lintasan rel kereta api sulit dihidupkan lagi ?Ternyata itu disebabkan adanya pengaruh gesekan antara roda kereta dengan relnya. "Jadi, bukan semata-mata karena sopirnya gugup sehingga tidak bisa menghidupkan mesin kendaraannya, " kata Dr Ir. Djoko Sungkono, kepala Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin Institut Teknologi Surabaya (ITS). Selama ini sering terjadi kendaraan bermotor tiba-tiba mati mesinnya saat melintas di atas rel kereta api. Itu terjadi terutama ketika ada kereta yang mau lewat. Pengendaranya kesulitan menghidupkan kembali mesin kendaraannya itu. Akibatnya, kendaraan bermotor itu ditabrak kereta dalam hitungan sekian puluh detik berikutnya.Kasus terbaru adalah seperti yang dialami Rektor dan Pembantu Rektor III Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Keduanya tewas karena mobil yang sedang melintas rel dihantam kereta api. Djoko lalu mengingatkan, jika mesin mobil tiba-tiba mati di atas rel, maka hendaknya penumpangnya segera keluar dan mendorongnya . Jika tidak, akan sangat membahayakan jika kereta segera lewat. Dan jangan berusaha menghidupkan mesin! Yang anda lakukan adalah, keluar! dan mendorongnya! Kalopun anda gak sempat mendorong, setidaknya anda sudah berada diluar kendaraan dan bisa sewaktu-waktu lari menghindar. Mengapa mesin bermotor susah dihidupkan? Kata Djoko, terjadi impedansi yang ditimbulkan oleh pergesekan roda kereta api dan relnya. Dan, impedansi itu yang cukup untuk mengakibatkan mesin mobil yang mati sulit menyala kembali. Kejadian itu terutama berpengaruh pada mobil atau kendaraan yang berbahan bakar bensin, meskipun kendaraan berbahan bakar solar juga ada yang terpengaruh. "Pada kendaraan yang berbahan bakar bensin, starternya digerakkan oleh dinamo," paparnya. Dari dinamo ini dihasilkan medan magnet yang selanjutnya menggerakkan mesin mobil. Djoko mengatakan, hal tersebut tidak jadi masalah bila mesin mobil tersebut tidak mati. Namun bila mesin tersebut mati maka akan sulit untuk dihidupkan lagi. Medan impedansi tersebut tidak diperlukan jarak yang dekat untuk itu. Hal tersebut sudah mulai dapat berpengaruh ketika kereta api masih berjarak 1,5 km lokasi lintasan di mana kendaraan bermotor itu melintas rel. Jadi langkah terbaik yang harus dilakukan : dorong kendaraan ( kalau mobil, segera keluar dari kendaraan) anda dari rel kereta baru setelah itu coba hidupkan kembali mesin mobil anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-8199387281461425996?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/8199387281461425996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=8199387281461425996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/8199387281461425996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/8199387281461425996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2007/09/bikin-kue-yuukkk.html' title='Jika mesin kendaraan tiba-tiba mati ditengah rel'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-3749859246929291497</id><published>2007-09-23T22:54:00.000-07:00</published><updated>2007-09-23T23:13:05.832-07:00</updated><title type='text'>Ehmm.... Enaknya.... mau???</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blogger.com/httent.deselectBloggerImageGracefully%28%29;%7D%20catch%28e%29%20%7B%7D"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/RvdTPAv86EI/AAAAAAAAACM/9wiSgfDQ0_U/s320/makanpizza1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113647419266754626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;Hari minggu kemarin, pulang dari rumah Mbah Igit &amp;amp; Mbah Ti, Farah menagih janjiku padanya yg akan membelikan pizza, segera saja aku menuju restoran Pizza hut di daerah rawamangun, setelah menunggu sekitar 30 mnt,muncullah pizza pesanan anakku,segera kukebut mobil agar cepat sampai dirumah, karena Farah sudah tak sabar ingin segera melahap pizzanya. Benar saja,&lt;br /&gt;tanpa ganti baju terlebih dahulu, tetapi cuci tangan yg pasti..., segera dia lahap pizzanya, serius sekali kelihatannya...he he he...kita semua dibuat geli dibuatnya, karena dengan mulut yg belepotan masih saja dia terus melahap sisa pizza yg ada, seperti iklan di TV itu lho Ayah, sahutnya..&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/RvdTPgv86GI/AAAAAAAAACc/1EfXyDIYEKQ/s1600-h/makanpizza3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/RvdTPgv86GI/AAAAAAAAACc/1EfXyDIYEKQ/s320/makanpizza3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113647427856689250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-3749859246929291497?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/3749859246929291497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=3749859246929291497' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/3749859246929291497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/3749859246929291497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2007/09/ehmm-enaknya-mau.html' title='Ehmm.... Enaknya.... mau???'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/RvdTPAv86EI/AAAAAAAAACM/9wiSgfDQ0_U/s72-c/makanpizza1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-2707532663149295002</id><published>2007-09-12T00:48:00.000-07:00</published><updated>2008-01-28T21:44:56.620-08:00</updated><title type='text'>Kisah nyata</title><content type='html'>Kisah dari sebuah Universitas di Jakarta tentang seorang gadis muda yang baru meninggal bulan lalu.Namanya Samara. Dia meninggal karena tertabrak truk. Samara punya seorang pacar namanya Ari. Kedua nya saling menyayangi.Mereka selalu berteleponan. Kamu tidak akan pernah melihat Samara tanpa handphone nya.Sampai2 dia mengganti kartu Telkomsel nya ke indosat, agar mereka berdua berada di network yang sama dan mengirit pulsa serta signal yang kuat.Samara menghabiskan hampir setengah hari untuk mengobrol dengan Ari. Keluarga Samara pun tahu hubungan mereka. Ari sangat dekat dengankeluarga Samara (bayangkan hubungan mereka). Sebelum dia meninggal dia selalu berkata pada teman2 nya " Kalo gua meninggal tolong kuburkan gua sama handphone gua "dia juga mengatakan hal yang sama kepada orangtuanya.Setelah Samara meninggal tidak ada yang dapat mengangkat peti matinya. Saya juga berada disana. Banyak orang termasuk saya yang mencobatapi tetap tidak bisa. Akhirnya mereka memanggil "orang pintar". Dia memegang sebatang kayu dan mulai berbicara sendiri perlahan. Setelah beberapa menit orang pintar itu berkata"gadis ini kehilangan sesuatu disini" Lalu teman2 Samara berkata kepada orang pintar itu tentang keinginannya untuk dikubur dengan handphonenya.Kemudian mereka membuka kembali peti mati nya dan menaruh handphone serta Simcard nya. Setelah itu mereka mencoba untuk mengangkat kembali peti matinya.Peti mati itu dapat diangkat dan dipindahkan ke mobil jenazah dengan mudah. Kami semua yang melihat ini sangat kaget.Keluarga Samara tidak memberitahukan tentang kematian Samara kepada Ari. Setelah 2 minggu kematian Samara, Ari menelepon mama Samara danberkata " Saya akan pulang hari ini, tolong buatkan masakan yang enak untukku. Dan jangan katakan pada Samara bahwa aku akan datang, aku ingin membuat kejutan untuknya "Mama Samara menjawab " Datanglah dahulu, tante ingin memberi tahu sesuatu. " Setelah Ari datang, mereka memberitahukan tentang kematian Samara.Ari mengira mereka sedang bercanda, dia hanya tertawa dan berkata " Jangan bercanda, bilang pada Samara untuk keluar, aku membawa sesuatu untuk nya."Akhirnya mereka membawa Ari ke kuburan Samara. Lalu Ari berkata " Ini  tidak mungkin. Kami berbicara kemarin. Dia masih tetap menelepon. " Ari sangatterkejut.Tiba-tiba handphone nya berbunyi, "Lihat ini dari Samara, lihat ini..." Ari memperlihatkan handphone nya ke keluarga Samara, dan merekamenyuruh Ari untuk menjawab. Ari menjawab telepon itu dengan memaki speaker. Mereka semua mendengar pembicaraan itu dengan sangat jelas &amp;amp;jernih, tidak ada gangguan apapun. Dan itu benar2 suara Samara dan sangat tidak mungkin ada orang lain yang memakainya karena Sim Card nya sudah dikubur bersama Samara.Mereka semua sangat terkejut dan memanggil "orang pintar" untuk membantu mereka lagi. "Orang pintar" itu membawa teman nya untuk mencari jawaban atas keanehan ini. orang pintar dan teman nya itu bekerja selama 5 jam. Dan mereka menemukan jawabannya.. ... INDOSAT mempunyai signal yang terbaik. Kemanapun kamu pergi,jaringan nya selalu ada(he...he..he. ..he...he. .)&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eZEASUefplM/RueaX2W3mxI/AAAAAAAAABs/1X1dsdBK_Y8/s1600-h/custom+Graphics.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-2707532663149295002?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/2707532663149295002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=2707532663149295002' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2707532663149295002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2707532663149295002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2007/09/blog-post_12.html' title='Kisah nyata'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5162570679092922410.post-2660206535820979426</id><published>2007-09-03T02:19:00.000-07:00</published><updated>2008-01-28T21:47:34.274-08:00</updated><title type='text'>GOLONGAN YANG SELAMAT DALAM AL-QUR’AN</title><content type='html'>Orang sekarang ini dengan mudah mengklaim golongan dan jamaahnya sebagai golongan dan jamaah yang selamat. Selain pengikut jamaahnya adalah sesat dan tidak selamat. Karena hal ini, banyak orang yang “kebingungan dalam beragama”, dan sangat mungkin akan timbul pertanyaan dalam diri kita: “Siapakah seseungguhnya golongan yang selamat itu?”&lt;br /&gt;Dalam Surat al Fathihah, Allah Ta’ala menjelaskan bahwa manusia terbagi atas tiga golongan saja, yaitu:&lt;br /&gt;1. Golongan yang berada di Shiraath al Mustaqiim.2. Golongan yang Dimurkai.3. Golongan yang Sesat.&lt;br /&gt;Mengacu kepada ayat tersebut sesungguhnya sangat jelas sekali, bahwa golongan yang selamat adalah mereka yang berada di Shiraath al Mustaqiim. Mereka adalah orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah Ta’ala, yang dijelaskan dalam (QS 4:69), bahwa:&lt;br /&gt;“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: An-Nabiyyin, Ash-Shiddiiqiin, Asy-Syuhadaa (QS 57:19) dan Ash-Shalihiin (QS 19:9). Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. 4:69)”&lt;br /&gt;Tapi pertanyaannya, di masa ini, kelompok yang manakah yang sedang berada di atas Shirat Al-Mustaqiim itu? Kita akan membahas ini di akhir artikel. SHIRATH AL-MUSTAQIIM&lt;br /&gt;Banyak orang menganggap bahwa Shiraath Al-Mustaqiim ini ‘abstrak’ dan hanya akan dapat ditemui di akhirat. Dalam Al Qur’an Shiraath Al Mustaqiim dijelaskan sebagai:&lt;br /&gt; 1. Ad-Diin (Agama) yang tegak&lt;br /&gt;Ketika seorang beragama, dan dalam pelaksanaan agamanya ia belum berada di atas Shirath Al Mustaqiim, sesungguhnya agamanya itu belum tegak (hakiki).&lt;br /&gt;“Dan apabila ia telah berada di atas Shirath Al Mustaqiim, maka sesungguhnya diin dalam dirinya telah tegak.” (QS 6:161)&lt;br /&gt;Shiraath akar katanya berarti tertelan (menurut Quraish Shihaab), Al Mustaqiim berarti adalah orang yang berada dalam keadaan istiqamah (mantap/konsisten). Artinya, orang yang berada di Shiraath Al Mustaqiim, adalah orang yang telah tertelan dalam keistiqamahan kepada jalan Allah. Tidak akan lagi bergeser kepada kekufuran.&lt;br /&gt;Orang yang berada di atas Shirath Al Mustaqiim dijaga oleh Allah Ta’ala dari mengarah kepada kesalahan, dimana penjagaannya bagaikan dipegangnya ubun-ubun binatang melata. (lihat Q.S 11:56). Dan sesungguhnya Allah Ta’ala yang menjaga Shiraath Al Mustaqiim (lihat Q.S 15:41).&lt;br /&gt; 2. Jalan Orang yang Diberi Nikmat&lt;br /&gt;Karena orang-orang yang berada di atas Shirath Al Mustaqiim, dijaga oleh Allah Ta’ala dari kesalahan, maka mereka inilah orang-orang yang diberi nikmat. (Q.S 1:7)&lt;br /&gt;Untuk itu nikmat disini bukanlah sekedar nimat kesehatan, nikmat harta benda, dsb. Tetapi jauh lebih besar dari itu, adalah nikmat dijaga oleh Allah Ta’ala dari segala kesalahan dan hidup bersama Allah Ta’ala, karena Allah Ta’ala pun berada di atas Shiraath Al Mustaqiim (Q.S 11:56).&lt;br /&gt; 3. ‘Jalan’ Allah&lt;br /&gt;Orang yang selamat hanyalah mereka yang berada di atas Shiraath al Mustaqiim. Shiraath al Mustaqiim inilah sesungguhnya merupakan ‘jalan’ Allah.&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud meriwayatkan, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, ‘Ini Shiraath al Mustaqiim’. Lalu beliau membuat garis-garis di kanan kirinya, kemudian bersabda, ‘Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satupun dari jalan-jalan ini kecuali di dalamnya terdapat setan yang menyeru kepadanya. Selanjutnya beliau membaca firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, ‘Dan bahwa ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa.’ (QS [6] : 153)” (Hadits shahih riwayat Ahmad dan Nasa’i)&lt;br /&gt; MENUJU SHIRATH AL-MUSTAQIIM&lt;br /&gt;Untuk menuju Shiraath al Mustaqiim, Allah Ta’ala telah dengan jelas menginformasikan kepada kita tentang prosesnya di al Qur’an. Media Allah Ta’ala membimbing seorang manusia menuju Shiraath Al Mustaqiim adalah dengan petunjuk-Nya.&lt;br /&gt;Petunjuk Allah Ta’ala ada 2 (dua) jenis: (1) Petunjuk Umum dan (2) Petunjuk Khusus.&lt;br /&gt;Petunjuk Umum, adalah Al Qur’an yang merupakan petunjuk untuk seluruh manusia. Sedangkan Petunjuk Khusus, adalah petunjuk yang Allah Ta’ala turunkan kepada manusia secara individual, orang perseorangan langsung ke dalam qalbunya.&lt;br /&gt;Petunjuk khusus ini akan Allah Ta’ala turunkan apabila seorang manusia menjalankan substansi nilai-nilai yang dipandu dalam Petunjuk Umum. Tahapan-tahapan ini dijelaskan dalam ayat berikut:&lt;br /&gt;“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke Subulussalam, (jalan-jalan keselamatan) dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke Shiraath al Mustaqiim.” (Q.S. 5:16)&lt;br /&gt;Sayangnya kebanyakan manusia –karena ia tidak merasakannya- memungkiri bahwa sesungguhnya manusia dapat menerima petunjuk langsung dari Allah Ta’ala melalui qalb-nya. Mereka menganggap bahwa yang bisa menerima petunjuk langsung dari Allah Ta’ala hanyalah para Nabi, dan hal itu telah tertutup dengan khatamnya para Nabi. Padahal ayat-ayatnya sudah demikian jelas di al Qur’an.&lt;br /&gt;“Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk langsung kepada qalbunya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q. S. 64:11)&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, mereka diberi petunjuk oleh Rabb mereka karena keimanannya.” (Q.S. 10:9)&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya apabila kita tidak termasuk dalam golongan yang mendapat petunjuk Allah kepada Shiraath al Mustaqiim, niscaya kita hanya akan termasuk ke dalam golongan yang sesat.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya jika Rabbku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.” (Q.S. 6:77)&lt;br /&gt;Untuk terpimpin kepada Shiraath Al Mustaqiim, syaratnya adalah mampu mendapat petunjuk langsung dari Allah ta’ala, dan syarat untuk mendapat petunjuk langsung itu adalah iman.&lt;br /&gt;Namun iman yang bagaimana? Apakah iman yang sekedar definisi-definisi dan dalil-dalil? Jawabannya adalah “Bukan!”.&lt;br /&gt;Iman yang menjadi syarat seorang mendapat petunjuk dari Allah Ta’ala, adalah iman yang berupa cahaya (nur iman), yang Allah Ta’ala anugerahkan kepada manusia sebagai rahmat (pertolongan)-Nya untuk mensucikan qalb-nya.&lt;br /&gt;“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).” (Q.S. 2:257)&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya, yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kami. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. 57:28)&lt;br /&gt;Dan bagaimana sesungguhnya untuk mendapatkan cahaya iman tersebut? Allah berkata, syaratnya adalah Islam.&lt;br /&gt;“Orang-orang Arab itu berkata: “Kami telah beriman”. Katakanlah (kepada mereka):” Kamu belum beriman, tetapi katakanlah ‘kami islam’, karena iman itu belum masuk ke dalam qalbumu.” (Q.S. 49:14)&lt;br /&gt;Dari ayat di atas, dapat kita cermati bahwa mereka yang ber-islam tidak serta merta langsung menjadi beriman. Mereka yang Islam bisa jadi belum beriman, karena Islam dan Iman merupakan dua tahap yang berkelanjutan/sekuensial.&lt;br /&gt;“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah qalb-nya (untuk) ber-Islam lalu ia mendapat cahaya dari Rabbnya (sama dengan orang yang membatu hatinya)?” (QS. 39:22)&lt;br /&gt;Namun Islam, bukanlah sekedar “formal Islam”- nya, tetapi lebih dalam dari itu adalah menjalankan substansinya, yaitu: penyerahan diri kepada Allah. (Catatan: Islam secara dasar kata berarti berserah diri). Dan inilah sesungguuhnya substansi dasar ajaran Ilahiyah yang termaktub dalam al Qur’an.&lt;br /&gt; PESAN UTAMA AJARAN ILAHIYYAH&lt;br /&gt;Allah Ta’ala mengutus setiap utusannya, sejak zaman Adam as sampai Nabi Muhammad SAW, adalah untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Ta’ala. Lihatlah ayat-ayat Al Qur’an berikut ini:&lt;br /&gt;Nuh A.S&lt;br /&gt;“Jika kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta upah sedikitpun daripadamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka, dan aku (Nuh A.S) disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (kepada-Nya)”. (Q.S. 10:72).&lt;br /&gt;Ibrahim A.S&lt;br /&gt;“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik”. (Q.S. 3:67).&lt;br /&gt;Musa A.S&lt;br /&gt;“Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri“. (Q.S. 10:84).&lt;br /&gt;Ya’qub A.S&lt;br /&gt;“Dan Ya’qub berkata:”Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun daripada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nyalah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri“. (Q.S. 12:67).&lt;br /&gt;Sulaiman A.S&lt;br /&gt;“Berkatalah Balqis:”Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Rabb semesta alam”. (Q.S. 27:44).&lt;br /&gt;Isa A.S&lt;br /&gt;“Aku (Isa A.S) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku yaitu:”Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu”, dan adalah aku menjadi saksi (syahiidan) terhadap mereka”. (Q.S.5 :117).&lt;br /&gt;“Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka berkatalah dia:”Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk Allah” Para hawariyyin menjawab:”Kamilah penolong-penolong Allah. Kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.” (Q.S. 3:52).&lt;br /&gt;Muhammad SAW&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku (Muhammad SAW)adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (Q.S. 6:162-163)&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerah diri (kepada Allah)”. (Q.S. 6:14)&lt;br /&gt;Penyerahan diri kepada Allah dengan sepenuh hati dimana seluruh aspek kehidupan diperuntukkan untuk Allah (yang mempunyai 99 asma) semata, merupakan pesan utama ajaran ilahiyah. Sehingga disampaikan oleh para utusan- Nya setiap zaman.&lt;br /&gt;Berserah Diri dengan tulus ikhlas dalam setiap aspek adalah kondisi dimana seseorang bersedia diatur sepenuhnya oleh Allah (menjadi budak Allah Ta’ala), tidak mengatur dirinya sendiri dengan hawa nafsu dan syahwatnya. Ajaran (Ad- Diin) yang dibawa oleh Muhammad SAW adalah Ad-Diin Berserah Diri kepada Allah Ta’ala untuk itulah dinamakan Ad-Diin Al Islam. Ikhlas menyerahkan diri kepada Allah dan muhsin, itulah Ad-Diin yang paling baik.&lt;br /&gt;“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.” (Q.S. 4:125)&lt;br /&gt;Berserah Diri kepada Allah Ta’ala dan muhsin, maka ia telah berpegang teguh kepada Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;“Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh.Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.” (Q.S. 31:22)&lt;br /&gt;Keberserahan diri kepada Allah Ta’ala ditopang oleh empat sendi utama, yaitu: Sabar, Syukur, Tawakal dan Ikhlas. Bagaimana mungkin seorang akan menjadi seorang muslim yang utuh, apabila qalbunya tiada pernah bersabar atas segala masalah hidupnya? Selalu mengeluh dan tiada pernah bersyukur terhadap segala hal yang Allah berikan kepadanya?&lt;br /&gt; GOLONGAN YANG SELAMAT MENURUT HADITS RASULULLAH&lt;br /&gt;Dari Sahabat Abdullah bin Amr bin Ash r.a :&lt;br /&gt;“Telah bersabda Rasulullah SAW : ” Sungguh-sungguh akan datang atas umatku sebagaimana yang telah datang pada Bani Israil, sebagaimana sepasang sandal yang sama ukurannya, sehingga kalau dulunya pernah ada di kalangan Bani Israil orang yang menzinai ibunya terang-terangan niscaya akan ada diumatku ini yang melakukan demikian. Dan sesungguhnya Bani Israil telah terpecah menjadi 72 golongan dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semua mereka bakal masuk neraka kecuali satu golongan yang selamat. Para shahabat bertanya: “Siapakah mereka yang selamat itu ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab: ” yaitu golongan yang mengikuti Aku ada padanya pada hari ini dan yang mengikuti para Sahabatku.”&lt;br /&gt;Hadits ini diriwayatkan lengkap oleh Tirmidzi, diterangkan pula oleh Hakim juz yang pertama, Ibnu Wadhoh, Imam Al-Azurri dalam kitabnya As- Syari’ah, Ibnu Nasr Al-Marwaji dalam kitabnya As- Sunnah Al-Laalikai, Abdul Qahir Al-Baghdadi dalam kitabnya Al-Faruq bainal Firaq) Hadits ini dikatakan oleh Tirmidzi HASAN GHARIB, Hadits ini dihasankan oleh Tirmidzi bukan karena secara sanad shahih, tetapi menghasankan karena Syawahidnya yang banyak. Hadits ini HASAN.&lt;br /&gt;Dari Sahabat Abu Hurairah r.a : “Yahudi telah berpecah menjadi 71 golongan, dan Nasrani telah berpecah menjadi 72 golongan, dan akan berpecah umatku menjadi 73 golongan.” (Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Al-Azzuri, Hakim, Ahmad, Abu Ya’la, Ibnu Abi Asim)&lt;br /&gt;Dan Tirmidzi berkata hadits ini HASAN SHAHIH. Hakim berkata SOHIHUN ala Shahih Muslim dan disetujui oleh Ad-Dzahabi.&lt;br /&gt;Dari Sahabat Auf Bin Malik r.a : “Yahudi berpecah menjadi 71 golongan, 1 masuk sorga dan 70 masuk neraka. Dan Nasrani berpecah menjadi 72 golongan, 71 masuk neraka dan 1 masuk sorga, Dan demi yang diri Muhammad ada ditangan-Nya, sesungguhnya umatku sungguh-sungguh akan berpecah menjadi 73 golongan, 1 di sorga dan 72 di neraka; kemudian sahabat bertanya: ‘Ya Rasulullah, siapa mereka yang selalu satu itu yang masuk dalam surga (Wahidatun Fil Jannah)?, dijawab oleh Nabi SAW, yaitu ‘Al-Jama’ah‘” (Ibnu Majah, Ibnu Abi Asim dalam As-Sunnah, Imam Al-Laalikai)&lt;br /&gt;Hadits ini di SHAHIH-kan oleh para ulama.&lt;br /&gt;“Aku wasiatkan padamu agar engkau bertakwa kepada Allah, patuh dan ta’at, sekalipun yang memerintahmu seorang budak Habsyi. Sebab barangsiapa hidup (lama) di antara kamu tentu akan menyaksikan perselisihan yang banyak. Karena itu berpengang teguhlah pada sunnahku dan sunnah khulafa’ur rasyidin yang (mereka itu) mendapat petunjuk. Pegang teguhlah ia sekuat-kuatnya. Dan hati-hatilah terhadap setiap perkara yang diada-adakan, karena semua perkara yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat (dan setiap yang sesat adalah tempatnya di dalam Neraka).” (H. R. Nasa’i dan At-Tirmidzi, ia berkata hadits ini hasan shahih).&lt;br /&gt;Dalam hadits yang lain Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu Al-Jama’ah.” (HR. Ahmad dan yang lainya. Al-Hafidz menggolongkannya hadits hasan)&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain disebutkan,&lt;br /&gt;“Semua golongan tersebut tempatnya di Neraka, kecuali satu (yaitu) yang aku dan para shahabatku meniti di atasnya.” (HR. Ahmad dan yang lainya. dan dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ 5219).&lt;br /&gt;Dari keterangan diatas, pola apa yang terlihat? Di masa yahudi, dari 71 golongan, 70 tidak selamat dan 1 selamat. Pada masa berikutnya, Nasrani, dari 72 golongan, 71 tidak selamat dan 1 selamat. Pada masa selanjutnya, dari umat Rasul SAW terbagi menjadi 73 golongan, 72 tidak selamat dan 1 selamat. Lihatlah, betapa di setiap pergantian ajaran kenabian selalu bertambah satu golongan yang tidak selamat, sedangkan yang selamat tetap satu saja.&lt;br /&gt;Sesungguhnya satu golongan yang selamat sejak dulu Yahudi, Nasrani dan Umat Muhammad SAW adalah sama. Tidak berubah. Merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk Allah langsung ke Qalbu, sehingga terpimpin ke Shiraath Al Mustaqiim.&lt;br /&gt;Kenapa setiap pergantian ajaran Nabi bertambah satu golongan? Karena satu golongan itu adalah golongan yang hanya menjadi merasa bangga dengan formal golongannya, tetapi substansi ajaran agama Ilahi dilupakannya atau tidak dikenalnya.&lt;br /&gt;Satu golongan yang selamat adalah Al Jamaah, merekalah yang Rasulullah SAW dan sahabat berada di atasnya. Secara eksplisit dalam Al Qur’an dikatakan merekalah orang yang berada di atas Shiraath Al Mustaqiim, siapapun ia dan darimana pun asal (nama) jamaahnya.&lt;br /&gt;Yang selamat bukanlah nama sebuah jamaah, apakah tasawuf, tarekat A, tarekat B, Syiah, Sunni, Ikhwan al Muslimin, Hizbut Tahrir, Salafy, Muhammadiyah, NU, atau apapun namanya. Siapapun orangnya, apakah berasal dari Tasawuf, tarekat A, tarekat B, Syiah, Sunni, Ikhwan al Muslimin, Hizbut Tahrir, Salafy, Muhammadiyah, NU dan sebagainya. Kalaulah ia mendapat petunjuk langsung dari Allah dan terpimpin ke Shirath Al Mustaqiim, maka dia termasuk dalam Al Jamaah.&lt;br /&gt;Karakter mereka sejak zaman Adam, Yakub, Musa, Isa, Muhammad adalah sama. Merekalah yang mencintai Allah lebih dari dunia. Merekalah orang-orang yang mampu menggembalakan hawa nafsu dan syahwatnya (bahkan mampu menggembalakan hawa nafsu dan syahwat dirinya dalam ber-’agama’).&lt;br /&gt;“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)”. (Q.S. 79:40-41)&lt;br /&gt;Merekalah orang mati dalam keadaan berserah diri, al muslimuun).&lt;br /&gt;“Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’kub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan berserah diri (kepada Allah)”. (Q.S. 2:132)&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ‘Isa dan para nabi dari Rabb mereka. Kami tidak membedabedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada- Nya-lah kami menyerahkan diri“. (Q.S. 3:84)&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i0006.photobucket.com/albums/0006/pbhomepage/glitter/Beautiful.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5162570679092922410-2660206535820979426?l=keluargaricky.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keluargaricky.blogspot.com/feeds/2660206535820979426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5162570679092922410&amp;postID=2660206535820979426' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2660206535820979426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5162570679092922410/posts/default/2660206535820979426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keluargaricky.blogspot.com/2007/09/blog-post.html' title='GOLONGAN YANG SELAMAT DALAM AL-QUR’AN'/><author><name>Ricky Prima Anggara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16024559783517203508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_eZEASUefplM/R7PKhdRVV1I/AAAAAAAAAHk/S1gJtBKyswI/S220/Dscn5532.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
